Showing posts with label Budaya Indonesia-ku. Show all posts
Showing posts with label Budaya Indonesia-ku. Show all posts

Wednesday, July 28, 2010

-Jaipongan, Tari Tradisional-

Jaipongan merupakan sebuah genre seni tari tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Seni tari ini lahir dari hasil kreativitas Gugum Gumbira, seorang seniman anak bangsa asal Bandung, lho! :)



Ciri khas Jaipongan gaya kaleran, yakni erotis, humoris, semangat, keceriaan, spontanitas, dan kesederhanaan. Hal itu tercermin dalam pola penyajian tari pada pertunjukannya, ada yang diberi pola (Ibing Pola) seperti pada seni Jaipongan yang ada di Bandung, juga ada pula tarian yang tidak dipola (Ibing Saka), misalnya pada seni Jaipongan Subang dan Karawang. Istilah ini dapat kita temui pada Jaipongan gaya kaleran, terutama di daerah Subang.
Photobucket
Dalam penyajiannya, Jaipongan gaya kaleran ini, sebagai berikut:
  1. Tatalu
  2. Kembang Gadung
  3. Buah Kawung Gopar
  4. Tari Pembukaan (Ibing Pola), biasanya dibawakan oleh penari tunggal atau Sinden Tatandakan (serang sinden tapi tidak bisa nyanyi melainkan menarikan lagu sinden/jurukawih)
  5. Jeblokan dan Jabanan, merupakan bagian pertunjukan ketika para penonton (bajidor) saweruang (jabanan) sambil salam tempel. Istilah jeblokan diartikan sebagai pasangan yangmenetap antara sinden dan penonton (bajidor)

JAIPONGAN
- JAIPONGAN - JAIPONGAN - JAIPONGAN - JAIPONGAN

Barong, Tari dari Kebudayaan pra-Hindu..


Tari Barong, tari yang menggambarkan kebijakan dan kebatilan, merupakan kebudayaan Bali sejak jaman pra-hindu, wujud kebajikan diperankan oleh Barong, yaitu penari dengan kostum hewan berkaki empat, sedangkan wujud kebatilan di lakoni oleh mahluk menyeramkan, yang bernama Rangda, mahluk ini memiliki taring taring tajam di mulutnya.
milkysmile
Tari Barong memiliki jenis yang berbeda-beda, ada beberapa jenis tari ini yang biasa ditampilkan, diantaranya adalah Barong Ket, Barong Bangkal (babi) ,Barong Asu (anjing), Barong gajah, Barong Brutuk, serta Barong-barongan. Di antara beberapa jenis yang saya sebutkan, Barong Ket merupakan yang paling sering dipertunjukan, karena memiliki perlengkapan yang cukup lengkap.

Kostum Barong ini pada umumnya menggambarkan perpaduan lembu, harimau, dan singa! Di badannya berhiaskan ornamen kulit, potongan kaca cermin, juga bulu-bulu dari serat daun pandan, lho! Barong ini dimainkan oleh dua penari (juru saluk/juru bapang) di mana satu penari mengambil posisi di depan memainkan gerak kepala dan kaki depan Barong, sementara penari kedua berada di belakang memainkan kaki belakang dan ekor Barong.
milkysmile
Secara sekilas, Barong Ket tidak jauh berbeda dengan Barongsai yang biasa dipertunjukkan oleh masyarakat Cina. Hanya saja, cerita yang dimainkan dalam pertunjukan ini berbeda, yaitu cerita pertarungan antara Barong dan Rangda yang dilengkapi dengan tokoh-tokoh lainnya, seperti Kera (sahabat Barong), Dewi Kunti, Sadewa (anak Dewi Kunti), serta para pengikut Rangda.